BENTUK VAGINA SETELAH OPERASI PLASTIK

Saat seorang wanita melakukan persalinan secara normal, ada pengalaman menarik sebagai seorang ibu yang dapat melahirkan anak. Namun di balik semua itu ada masalah yang terjadi pada bagian-bagian vagina, mungkin saja vagina itu sobek yang memerlukan jahitan-jahitan pemulihan. Masalahnya tidak semudah itu selesai tetapi ada yang lebih kompleks mengenai kekencangan otot vagina.



Perempuan berusaha mengembalikan bentuk vagina baik itu karena rusak akibat proses persalinan secara normal atau karena sering berhubungan seks dan masturbasi.

Operasi vagina yang sering dilakukan selain operasi mengembalikan keutuhan selaput dara juga mengembalikan bentuk labia minora yang terlalu panjang. Ada istilah dalam operasi vagina yaitu Labiaplasty dan Vaginal rejuvenation.

Labiaplasty
Labiaplasty adalah teknik bedah vaginoplastic untuk mengurangi ukuran labia genital - baik majora atau minora - yang merupakan salah satu dari empat lipatan jaringan vulva. Operasi ini dapat dilakukan sebagai operasi diskrit, atau sebagai prosedur bawahan dalam Vaginoplasty.



Gambar. Bentuk-Bentuk Vagina sebelum dan sesudah operasi plastik.

Vaginal rejuvenation

Vaginal rejuvenation  adalah sebuah "peremajaan vagina" adalah Vaginoplasty non-rekonstruktif yang mengembalikan otot dan estetika vagina, dengan menghilangkan kelebihan jaringan dan mengencangkan struktur mendukung kompleks vulvovaginal, baik dalam upaya untuk mengurangi atau peremajaan dan akibat persalinan. Keuntungannya adalah kesehatan fisik nyaman dan rasa percaya diri meningkat (kesehatan mental), namun ada kelemahan yaitu potensi penurunan sensasi klitoris dan kelamin, serta komplikasi, seperti infeksi, adhesi jaringan, dan jaringan parut. Next >>>

Baca juga :

Popular Posts